Secercah Rindu yang Masih Bertahan (oleh Chrustine Septiana Sari)
Rasanya masih teramat jelas
Saat rengkuh daksamu ialah hal yang kunanti
Bak baskara yang menghangatkan bentala tanpa
pamrih
Namun kini semua hanya terpatri dalam ruang di
kepala
Menjadi kisah yang sulit ‘tuk dilupa
Bahwa sebenarnya kau pernah menjadi hal terkuat
Saat bentala milikku dirundung badai dengan
hebat
Detik-detik kulewati dengan berat
Ditemani bayang wajahmu yang menghibur setiap
penat
Jantungku berdegup kencang setiap kali kudengar
namamu lagi
Menggema di lautan asa yang acapkali mendorong
logika
Seakan semesta tak membiarkanku lupa
Kau taruh setiap jejakmu di sudut-sudut
jumantara
Sampai-sampai kapanpun aku menoleh untuk
melangkah
Kakiku kembali ke ingatan akan kamu dan senyum
yang merekah
Comments
Post a Comment